<< December 2010 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, December 08, 2010
Gender dan Kesehatan

Kata gender berasal dari bahasa Inggris yang berarti "jenis kelamin". Konsep gender dalam wacana ilmu sosial termasuk konsep yang relatif masih muda. Menurut Onny S.Prijono (1996:202):
Konsep gender berkembang sejak tahun 1970-an karena dalam kalangan yang berkecimpung dengan masalah kaum perempuan, terdapat ketidakpttasan dengan konsep perempuan dalam pembangunan (woman in development—WID), yang pada dasarnya melihat kaum perempuan terpisah dari kaum laki-laki.

Konsep ini, kemudian berkembang di masyarakat menjadi salah satu perspektif yang digunakan untuk menganalisis masalah sosial, termasuk masalah kesehatan. Namun demikian, di Iingkungan masyarakat pada umumnya, masih terdapat sejumlah kesalahpahaman mengenai konsep ini, sehingga seolah-olah konsep ini dimaknai sama dengan konsep seks (jenis ketamin). Padahal, kedua konsep tersebut merupakan dua konsep yang berbeda.

Kesalahpahaman terhadap konsep ini, menyebabkan kekeliruan yang berkepanjangan dalam proses sosialisasi dan optimalisasi pendidikan gender bagi masyarakat Indonesia. Paling tidak, kesalahpahaman ini dapat menyebabkan (a) kesalahan sikap anggota masyarakat terhadap program perjuangan dan penegakan hak-hak perempuan di masyarakat misalnya menganggap bahwa pendidikan gender sebagai upaya untuk melepaskan kaum perempuan dari tanggung jawabnya sebagai perempuan, (b) kesalahan tempat mengenai duduk persoalan kewanitaan dalam konteks masalah-masalah sosial kemasyarakatan misalnya memaksa perempuan untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkannya, dan (c) pencampuradukkan analisis dan kritikan terhadap berbagai konsep gender, yaitu antara peran gender dengan jenis kelamin dan seotah-otah kedua hal tersebut sebagai sesuatu hal yang sama.

Hal demikian, dapat menyebabkan prasangka yang kurang menguntungkan bagi pengembangan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia. Pada bab ini akan diupayakan untuk mengemukakan konsep dan perspektif analisis gender dalam layanan kesehatan.

Sumber: Sosiologi untuk Kesehatan  Oleh Momon sudarma


Posted at 03:21 am by kesehatanku

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Home Next Entry